Telkom menargetkan pelanggan Flexi akhir 2010 bisa mencapai 17,5 juta atau tumbuh 1,8 juta dibandingkan dengan pencapaian akhir 2009 yang berjumlah 15,7 juta. Vice President Public and Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia mengatakan sejumlah agenda telah disiapkan untuk mencapai target tersebut.
Sejumlah agenda itu meliputi penambahan alat produksi dengan memperhitungkan ketepatan waktu pengiriman, kualitas, kuantitas, dan jangkauan (coverage).
"Bila proyeksi ini terwujud, pangsa pasar Flexi secara nasional akan menjadi sekitar 57 persen," jelas Eddy Kurnia.
Dari sisi layanan, Flexi akan diperkaya dengan beberapa nilai tambah seperti message list, akses data berbasis waktu (Time based Pocket Data Network), transfer pulsa, long SMS, background music, combo plus, serta layanan lain-lain.
Selain program bundling handset yang terbukti disambut positif pelanggan, lanjut Eddy Kurnia, Telkom akan lebih mengoptimalkan layanan data lewat produknya Flexinet Unlimited.
Pada posisi triwulan III tahun 2009, pertumbuhan pelanggan Flexi mencapai 63 persen atau meningkatan dari hanya 9,2 juta pelanggan pada triwulan III tahun 2008, menjadi 14,9 juta pelanggan.
Menurut Eddy Kurnia, peningkatan jumlah pelanggan tersebut, antara lain disebabkan tarif percakapan yang kompetitif dan penambahan BTS (Base Tranceiver Station). Total BTS Flexi hingga saat ini mencapai 5.296 BTS atau tumbuh sebesar 66 persen.
Dari sisi penetapan harga, program "SurePrice" yang menawarkan tarif hubungan lokal antarpengguna Flexi hanya Rp49 per menit akan dipertahankan, sehingga lebih memantapkan posisi Flexi sebagai layanan telepon yang murah dan berkualitas.
Eddy Kurnia menambahkan Flexi menjadi salah satu andalan Telkom yang memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan, selain layanan telepon kabel dan seluler (Telkomsel).
[Sumber: INILAH.COM]














dpulsascenter
021 36 56 111
dpulsascenter
yahoo.com